Pemanasan

Hai, apa kabar? selamat datang di website resmi gue. Ya, gue punya website resmi. Rada gak percaya juga setelah beberapa tahun berusaha berkarya di dunia maya akhirnya gue memutuskan untuk mempunyai website sendiri. Pasti muncul pertanyaan dong, “kenapa bikin website?”.

Sebenarnya udah dari dulu banget pengen punya website sendiri, tapi karena keterbatasan akan berbagai hal, kesibukan gue yang gak menentu kapan kelarnya, dan voila! Website baru terealisasi sekarang. Anyway, gue mau website ini menjadi wadah dalam gue berkarya. Entah dari musik, video, atau foto. Jadi bagi siapapun yang mau mencari tau siapa “Miftah Bravenda” itu, ya tinggal kesini. Semua lengkap gak ada yang dikurangi, gak ada yang dilebihin. Terdegar sok iye memang.

2017 adalah tahun yang unik buat gue pribadi. Di tahun ini bener-bener bikin gue merasa siapa gue sebenarnya dan sejauh mana gue sudah belajar. Dari mulai pencapaian yang diluar dugaan gue, sampai berita duka yang gak terpikirkan bakal terjadi. Dan pekerjaan gue di kantor pun cukup terasa berat untuk tahun ini. Mungkin karena kerjaannya banyak, manusianya itu-itu aja.

 

Beberapa waktu yang lalu gue baru saja merilis ulang sebuah single yang udah ada di EP gue yang kedua yaitu Loss. Kenapa gue rilis ulang? Di tahun ini cukup banyak gue menerima berita duka dari orang-orang yang gue kenal. Ini membuat gue cukup khawatir, bisa saja dalam waktu dekat orang-orang yang gue sayang malah meninggalkan gue. Sebagai bentuk penghormatan dan mungkin berharap bisa jadi persembahan juga buat teman-teman yang merasakan hal sama, gue rilis ulang lah single Loss ini dalam bentuk digital dan gratis. Sebagai pendamping track ini, Eglantine jadi salah satu pilihan untuk menemani single Loss.

Awalnya gue gak punya judul untuk lagu Eglantine ini karena memang sengaja disimpan untuk kedepannya nanti. Setelah punya pikiran untuk merilis ulang single Loss, akhirnya gue melakukan sedikit research. Laura, wanita yang tak mau terkenal ini bilang bahwa lirik yang dia tulis untuk Eglantine ini menceritakan saat dia berada pada situasi terbawahnya. Dengan berbekal surat menyurat via email untuk saling mengirimkan materi lagu, akhirnya Eglantine pun rampung. Eglantine sendiri adalah nama bunga. Bunga yang dipersembahkan untuk mengobati luka yang ada. Gue berharap single ini bisa mengobati luka karena ditinggalkan dan menjadi pernghormatan untuk yang meninggalkan kita duluan.

Segini dulu mungkin untuk post pertama di website gue ini. Semoga kedepannya gue bisa aktif menulis di blog ini. Sedikit update, gue akan merilis single baru yang akan tersedia di layanan streaming premium seperti Spotify, Apple Music, Deezer, Tidal, dll. Semoga bulan depan sudah dapat dinikmati.